Jadwal sholat adalah sesuatu keharusan yang harus dimiliki oleh orang
muslim. jadi biar gak lupa sholat dan untuk mengingatkan pengunjung
blog kita khususnya yang beragama islam.
Buat kamu yang tertarik untuk memasang jadwal sholat ,Silakan ikuti tutorial Cara Pasang Jadwal Sholat Di Blog berikut ini.
1.Klik http://www.islamicfinder.org
2.Kemudian klik Add new sevices to your site yang ada di bagian paling bawah.
3.Selanjutnya Pilih Menu yang No 2,Yang ada tulisan 2) Do you want
one day prayer time of your city to show up in your web site like one
of the boxes below? If yes, then please select your country first.
4.Pilih negara pada pada menu dropdown No 2 tersebut yang ada tulisan Select a Country ,Pilih Indonesia lalu klik GO .
5.Selanjutnya Ketikan kota tempat kamu tinggal pada Kolom Exact City Search: .setelah itu klik GO
6.Setelah itu Lalu klik Nama kota yang kamu masukan tadi. dan Klik Generated Code Untuk mendapatkan kode HTML nya.
7.Setelah muncul kode HTML nya silakan Copy seluruh Kode HTML tersebut.
8.Selanjutnya LOGIN Ke Blogger.
9.Klik Tata Letak.
10.Klik tab Elemen Halaman.
11.Klik Tambah Gadget.
12.Kemudian Pilih HTML/Javascript.
13.Lalu paste seluruh kode HTML tadi kedalamnya,Kemudian klik SIMPAN.
14.Selesai ..sekarang tinggal anda lihat hasilnya..
Semoga Berhasil Dan Bermanfaat
Sabtu, 08 Desember 2012
Recovery Console Command Line
Berikut perintah-perintah yang dapat kita gunakan ketika menggunakan Windows XP Recovery Console.
* ATTRIB, Mengganti attribute dari sebuah file atau directory
* BATCH, Mengeksekusi perintah tertentu dari file teks (batch file)
* BOOTCFG, Menentukan lokasi instalasi Windows dan memodifikasi re-createBoot.ini file
* CD, Menampilkan nama directory atau berpindah direktory
* CHDIR, Sama dengan CD
* CHKDSK, Cek kondisi hardisk
* CLS, Membersihkan layar
* COPY, Meng-copy file ke lokasi yang lain (wildcards not supported)
* DEL(also DELETE), Menghapus file (wildcards not supported)
* DIR, Menampilkan list file dan sub directory dalam suatu directory
* DISABLE, Men-disables Windows system service atau driver
* DISKPART, Me-manages partisi pada hard disk, termasuk menambah dan menghapus partisi
* ENABLE, Mengaktifkan Windows system service atau driver
* EXIT, Keluar dari Recovery Console dan me-restarts komputer
* EXPAND, Expands a compressed file
* FIXBOOT, Writes a new boot sector to the system partition
* FIXMBR, Repairs the MBR of the system partition
* FORMAT, Formats hardisk
* HELP, Menampilkan daftar perintah
* LISTSVC, Menampilkan daftar semua service dan driver yang terdapat pada komputer
* LOGON, Lists the detected installations of Windows XP and prompts for administrator logon
* MAP, Menampilkan Mapping drive
* MAP ARC, Displays the Address Resolution Client (ARC) path instead of the Windows XP device path for physical device mappings
* MD, Membuat Direktory
* MKDIR, Sama dengan MD
* MORE, Displays a text file to the screen
* RD, Removes a directory
* REN, Renames a single file (wildcards not supported)
* RENAME, Sama dengan REN
* RMDIR, Sama dengan perintah RD
* SET, Used to set Recovery Console environment variables
* SYSTEM_ROOT, Sets the current directory to system_root
* TYPE, Displays a test file to the screen (same as MORE command)
* ATTRIB, Mengganti attribute dari sebuah file atau directory
* BATCH, Mengeksekusi perintah tertentu dari file teks (batch file)
* BOOTCFG, Menentukan lokasi instalasi Windows dan memodifikasi re-createBoot.ini file
* CD, Menampilkan nama directory atau berpindah direktory
* CHDIR, Sama dengan CD
* CHKDSK, Cek kondisi hardisk
* CLS, Membersihkan layar
* COPY, Meng-copy file ke lokasi yang lain (wildcards not supported)
* DEL(also DELETE), Menghapus file (wildcards not supported)
* DIR, Menampilkan list file dan sub directory dalam suatu directory
* DISABLE, Men-disables Windows system service atau driver
* DISKPART, Me-manages partisi pada hard disk, termasuk menambah dan menghapus partisi
* ENABLE, Mengaktifkan Windows system service atau driver
* EXIT, Keluar dari Recovery Console dan me-restarts komputer
* EXPAND, Expands a compressed file
* FIXBOOT, Writes a new boot sector to the system partition
* FIXMBR, Repairs the MBR of the system partition
* FORMAT, Formats hardisk
* HELP, Menampilkan daftar perintah
* LISTSVC, Menampilkan daftar semua service dan driver yang terdapat pada komputer
* LOGON, Lists the detected installations of Windows XP and prompts for administrator logon
* MAP, Menampilkan Mapping drive
* MAP ARC, Displays the Address Resolution Client (ARC) path instead of the Windows XP device path for physical device mappings
* MD, Membuat Direktory
* MKDIR, Sama dengan MD
* MORE, Displays a text file to the screen
* RD, Removes a directory
* REN, Renames a single file (wildcards not supported)
* RENAME, Sama dengan REN
* RMDIR, Sama dengan perintah RD
* SET, Used to set Recovery Console environment variables
* SYSTEM_ROOT, Sets the current directory to system_root
* TYPE, Displays a test file to the screen (same as MORE command)
Jumat, 07 Desember 2012
Indikator Kerusakan Pada Laptop
Ada
beberapa indicator kerusakan pada Laptop yang biasanya kita jumpai.
Dengan membuat alur dalam menentukan jenis kerusakan tentukan akan
mempermudah untuk memperbaiki kerusakan secara cepat.
Biasanya
ada beberapa ciri-ciri yang dapat kita jumpai sebagai tahapan awal
didalam pengerjaan servis laptop, yaitu antara lain :
Kerusakan Pada :
|
Indikasi :
|
LCD
|
Layar Tidak Nampak, menyala tapi keluar garis garis vertical, tampak block hitam, gambar tidak simetris / acak.
Pengerjaan awal : coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yg berhubungan dengan monitor.
|
Keyboard
|
Beberapa
tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat laptop
dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil / bergerak sendiri.
Kerusakan yang lebih parah : biasanya konslet dan ini menyebabkan computer setelah booting, restart-restart
|
Memory
|
Pada
saat computer dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue
screen pada saat mulai loading Operating System. Bisa juga keluarga
suara beep berulang-ulang
|
Motherboard / IC regulator
|
Dihidupkan
agak sulit, batere tidak mau discharge, Mati Total. Indikator
charger nyala setelah dilakukan pengecasan lampu indicator pada
charger mati (konslet). Jadi terjadi arus balik pada powernya….
Sering terjadi
|
Charger
|
Batere
tidak mau di charge, tidak ada indicator masuk power, laptop di
charge posisi hidup malah kemudian mati. Layar bergetar tidak stabil.
|
DVD / CD room
|
Tidak mau membaca CD, indicator CD off
|
Hardisk (2.5)
|
Loading data / System lambat, berbunyi tidak normal, dll
|
Chipset / VGA
|
Layar tidak tampil, kalaupun tampil tidak mau akses ke Bios. Ada terdengar suara beep secara beraturan.
|
Diatas
Merupakan kerusakan kerusakan yang sering terjadi di laptop secara
hardware, Jika secara Software biasanya pemicunya ada 2 :
1. Virus
2. Human Error ( File system terhapus secara sengaja atau tidak )
Biasanya ciri2nya kerusakan pada software :
1. Tidak mau booting ke OS
2. Pada Loading awal desktop banyak informasi error
3. Proses Loading sangat Lambat
4. Tidak bisa membuka Aplikasi
5. Flasdisk Tidak bisa di baca
6. Folder Option pada Explorer Tidak bisa di buka
7. File regedit tidak bisa di eksekusi
Itulah sebagian gambaran tentang beberapa indikasi kerusakan kesusakan yang sering terjadi pada laptop dan PC.
Baterai Laptop
Ada banyak faktor yang mempengaruhi daya tahan pemakaian baterai notebook.
Sehingga
sulit menentukan dengan pasti berapa jam sih baterai ini bisa
bertahan. Ulasan di bawah ini membahas hal-hal yang sering ditanyakan
seputar ketahanan baterai dan pemahamannya.
a. Jenis baterai
Baterai
banyak jenisnya. Bisa dibedakan apakah bisa diisi ulang (rechargeable)
atau tidak. Kemudian bisa dibedakan dari bahannya: Ni-Cd (Nickel
Cadmium), Ni-MH (Metal Hydride) , Li-ion (Lithium-ion), Li-Poly
(Lithium-ion polymer) dsb.
Saat
ini kebanyakan baterai notebook adalah yang berjenis rechargeable dan
berbahan Li-ion. Perbedaan jenis bahan baterai adalah salah satu faktor
daya tahan baterai.
Dalam bahasan berikut kita akan mengambil contoh untuk baterai Li-ion.
- Baterai
Li-Ion TIDAK mengenal “Memory Effect”, yaitu suatu kondisi dimana jika
battere tidak di-charge sampai full (100%) maka kemampuannya akan
berkurang. Jadi tidak ada istilah bahwa jumlah pemakaian charge akan
mempengaruhi kondisi Baterai tsb.
- Jika
di-charge 100% dan disimpan pada suhu rata-rata 25? maka kemampuan /
umur Baterai Li-Ion akan berkurang 20% setiap tahunnya. Ini dalam
pemakaian normal.
- Pada
saat notebook tidak digunakan, maka charge Baterai sebaiknya rata-rata
40% saja (jangan sampai di-charge penuh). Karena jika keadaan full
charge, kondisi itu akan membuat battere lebih banyak kehilangan daya
tahannya. Ini juga menjelaskan kenapa jika kita membeli notebook / HP
baru, battere selalu TIDAK DALAM KEADAAN PENUH.
- Battere
Li-Ion juga akan berkurang kemampuannya apabila suhu menjadi semakin
panas. Ini yang menjelaskan kenapa pada notebook Celeron M, daya tahan
Baterai semakin berkurang. Celeron M itu tidak memiliki fitur SpeedStep
Technology seperti pada Pentium M / Core Duo, sehingga clock speed
tidak bisa diturunkan dan membuat notebook semakin panas.
- Teknologi
kimia Li-Ion sebetulnya aman apabila digunakan secara wajar dan sesuai
petunjuk. Tapi baterai ini juga dapat MELEDAK / TERBAKAR pada kondisi
tertentu, seperti pada kondisi panas yang ekstrim dan berlebihan.
Sebaiknya jangan meletakkan notebook pada mobil yang terparkir terbuka
pada siang hari yg terik !
- Berbeda
dengan tipe Baterai lainnya seperti Ni-Cd, Li-Ion dapat di-charged
berulang kali tanpa kehilangan kualitasnya. Pada saat Notebook tidak
digunakan dalam waktu lama, sebaiknya charge Baterai jangan melebihi 40%
agar pengurangan umur Baterai tidak terlalu cepat.
- Life
cycle baterai Lithium (Li-On) adalah sekitar 400-600 cycle charge dan
recharge dimana setelah cycle tersebut maka akan terjadi penurunan
kualitas Baterai. Karena lithium saat di charge dari kondisi 1% ke 100%
itu dianggapnya sama saja dengan charge dari 99% ke 100%, yakni 1x life
cycle. Saat life cyclenya semakin banyak, kapasitas baterai akan
semakin berkurang jadi perhatikan metoda cycle recharge anda.
b. Sel baterai
Baterai
notebook yang tampak dari luar utuh dan solid sebenarnya terdiri dari
tiga bagian yang dibungkus pelindung (bahan plastik) menjadi satu.
Bagian inti dan terberat adalah sel-sel baterai (yang merupakan
rangkaian baterai-baterai), kemudian terdapat PCB kecil yang mengontrol
bagaimana sel baterai notebook tersebut diisi ulang, dan bagian
berikutnya adalah konektor yang menghubungkan dengan notebook.
Jika
package battere Li-Ion dibuka, sebetulnya didalamnya mengandung
beberapa buah battere kecil yang disebut sebagai CELL. Semakin banyak
CELL-nya (artinya semakin banyak battere-nya), akan membuat daya
tahan-nya lebih lama. Saat ini jumlah CELL pada Baterai Notebook
berkisar antara 4, 6 dan 8 Cell baterai Li-ion.
Jumlah
sel baterai ini juga merupakan salah satu faktor daya tahan baterai.
Secara umum (dan ini biasanya digunakan sebagai gimmick marketing)
adalah semakin banyak sel adalah semakin tahan lama.
Jumlah
CELL juga akan mempengaruhi berat battere-nya, dan berimbas pada berat
notebook secara keseluruhan. Inilah yang menjelaskan kenapa notebook
ringan juga menggunakan Baterai dengan jumlah cell sedikit. Misalnya :
Notebook ORIS menggunakan Baterai 4-cell.
Banyak
orang menanyakan berapa sel baterai sebuah baterai notebook tanpa
melihat karakteristik lain dari baterai tsb. Karakteristik baterai
notebook ditentukan oleh jenis bahan sel baterainya.
Semakin
banyak sel pasti menyebabkan semakin berat, tetapi belum tentu semakin
tahan lama. Kok bisa? Lantas apa yang mesti diperhatikan selain jumlah
sel?
Mari kita lihat dulu karakteristik baterai.
c. Karakteristik baterai
Kita akan membahas baterai Li-ion yang banyak digunakan saat ini.
Baterai Li-ion mempunyai karakteristik umum yang perlu diketahui sbb:
- Tegangan: 3,6 V - 3,7 V
- Kapasitas: (max) 2200mAH
(ada berbagai macam karakteristik yang lain, tetapi untuk masalah ini, dua hal tsb yang penting)
Nah, itu adalah karakteristik dari baterai Li-ion yang merupakan sel dari baterai notebook.
Dengan menyusun sedemikian rupa sel-sel baterai dalam sebuah baterai notebook, bisa dihasilkan tegangan dan kapasitas tertentu.
Andai
saja sebuah sel baterai sudah bisa menghasilkan tegangan dan kapasitas
besar, tidak diperlukan banyak sel untuk menyusun sebuah baterai
notebook. Sehingga sebuah notebook bisa
semakin ringan, karena baterainya ringan sekali. Jadi jangan lihat jumlah selnya saja, lebih baik lihatlah kapasitasnya.
d. Menghitung kekuatan baterai
Produsen
baterai biasanya mencantumkan spesifikasi tegangan dan kapasitas
sebuah baterai notebook. Dari dua informasi itu kita bisa menghitung
berapa jumlah sel (Li-ion) di dalamnya dan memperkirakan berapa lama
daya tahan baterai tsb.
Contoh:
- Sebuah baterai notebook Li-ion
- Tegangan: 10,8 V
- Kapasitas: 4400 mAH
----------
Menghitung jumlah sel:
- Dari total tegangan (10,8 V) bisa didapat: 10,8 / 3,6 = 3 sel
- Dari kapasitas (4400 mAH) bisa didapat: 4400 / 2200 = 2 sel
- Jadi total sel dalam baterai tsb adalah 3 x 2 = 6 sel
Memperkirakan daya tahan baterai:
- Kapasitas baterai = 4400 mAH = 4,4 AH
- Sumber daya baterai = 4,4 AH x 10,8 V = 47,52 Watt-Hours
- Artinya dalam 1 jam baterai ini dapat menyuplai 47,52 watt
Misal notebook kita mengkonsumsi 20 Watt, maka daya tahan baterai tsb adalah 47,52 / 20 = 2,3 jam
Kesimpulan
Dari ulasan di atas terlihat bahwa faktor baterai sangat mempengaruhi ketahanan baterai itu.
Selain itu, penggunaan notebook dan hardware yang digunakan juga memberikan pengaruh besar.
Notebook yang digunakan untuk bermain game Tomb Raider tentu lebih boros dibanding yang hanya digunakan untuk mengetik dokumen.
Berikut ini beberapa hal yang mempengaruhi daya tahan baterai pada pemakaian notebook:
1. Bahan baterai
2. Jumlah sel baterai (sebenarnya lebih pada masalah kapasitas baterai)
3. Jenis OS yang digunakan (apakah mempunyai manajemen power yang baik)
4. Jenis aplikasi yang digunakan
5. Jenis hardware yang digunakan (misal besar kecilnya LCD, jenis prosesor dsb)
6. Device tambahan yang digunakan (hardisk external, CD/DVD Rom dsb)
7. Seting notebook (misalnya seting brightness layar)
Pertanyaan umum dan problem yang sering terjadi pada baterai Notebook:
Baterai Lenovo
Saya baru pakai 3 bulan/1tahun kok baterai sudah tidak bisa dipakai :
Baterai
dipakai BUKAN BERDASARKAN WAKTU (hari, bulan, tahun), tetapi
di-DIHITUNG berdasarkan CYCLE CHARGE-DISCHARGE, setiap satu cycle
kemampuan berdasarkan kalkulasi BOARD BATTERY akan berkurang, bukan
kemampuan cell baterai. Dimana BOARD BATTERY ada batasan minimum
kemampuan baterai yang diperbolehkan. Pada umumnya baterai bisa sampai
400-600 cycle. Jadi kalau dalam satu hari melakukan 30 cycle, kurang
lebih baterai dalam 10 hari akan drop
Baterai saya charge kok tidak penuh2x hanya sampai xx% :
Kenapa
tidak penuh2x, karena Current Capacity di BOARD BATTERY tidak
sinkron/SAMA dengan perhitungan Arus dan Voltage CELL BATTERY (CELL
IMPEDANCE). Ada beberapa type yang bisa di kalibrasi ada yang di LOCK
oleh MANUFACTURE BATTERY (Bukan Manufacture laptop).
Lampu charge baterai menyala tetapi kalau adaptor di cabut laptop ikut mati / baterai tidak berfungsi normal :
Kondisi
ini biasanya karena SAFETY CIRCUIT di BOARD BATTERY sudah rusak, bisa
di akibatkan over current (I), over voltage (V) maupun heat atau panas.
Dan didalam BOARD BATTERY terdapat safety circuit 3 lapis dan CUKUP
CERDAS
Baterai
saya simpan (tidak dipasang di laptop) setelah beberapa waktu kok
tidak bisa dipakai lagi. Karena KATA ORANG kalau baterai mau awet lebih
baik dicabut :
Didalam
BOARD BATTERY terdapat “self discharge/day” parameter dimana apabila
battery tidak dipakai akan mengurangi “Current Capacity” di BOARD
BATTERY , dimana ada minimum CURRENT CAPACITY yang di ijinkan oleh BOARD
BATTERY. Apabila terlalu rendah maka BOARD BATTERY akan mengaktifkan
SAFETY CIRCUIT, alias bunuh diri.
Senin, 05 November 2012
Cloud Storage Populer
Ada beberapa cloud storage yang populer digunakan sebagai media sharing oleh para uploader lokal, termasuk saya, he he he..walaupun upload dikit dikit aja...nah tanpa basa basi lagi, berikut webnya :
Favorit ane buat cari download-an..Speed downloadnya kencang, walaupun terkadang servernya suka error mulu (gak semua server, beberapa server aja), namun tetap jadi favorit ane..cara ngatasi error page waktu download cukup mudah, cukup refresh aja pagenya (jadi nunggu download ticketnya lagi), cara ini cukup ampuh, namun terkadang butuh lebih dari 3kali refresh agar gak error..he he he..buat yang minat daftar langsung ke Link Daftar..
Web ini paling banyak digemari, speed download yang mantap (speed sama seperti web lokal), jadi pilihan pertama karena kemudahan akses serta kecepatan download yang top, bisa diakses darimanapun tanpa batasan region atau negara. Nah yang minat bisa daftar secara gratis di webnya, ntar pilih saja yang free (pilih Try It). Buat yang ingin cari files di Mediafire, langsung ke TKP.. Buat yang mau buat akun silakan ke Link Daftar
Jadi pilihan ketiga saya, karena kebijakan storing filenya paling enak, kebijakannya sederhana banget, cuman harus akses akun kita tiap 30hari sekali, jika tidak diakses selama periode tersebut, maka file yang sudah kita upload akan dihapus. Nah buat yang sering upload pasti sering ngalami file didelete setelah lewat masa 30hari dari terakhir di download. Hanya saja kelemahan di web ini hanya di speed downloadnya yang agak kurang kencang. Link Daftar.
Sama seperti ASixFiles.
Nah selamat ber sharing ria...
Note: Buat File Hosting Asixfiles, sudah tidak beroperasi lagi...alias dah tewas...
Note: Buat File Hosting Asixfiles, sudah tidak beroperasi lagi...alias dah tewas...
Langganan:
Postingan (Atom)






